>Sepenggal Surat Untuk Tuhan


>

Dear Tuhan …..

Jika saja bisa ku kirim surat ini kepada Mu … ahh mungkin sudah begitu banyak keluhan dariku menumpuk di mejaMu.
Tuhan … aku memang sudah salah melangkah, mungkin untuk berbalik dan memperbaiki diri, masih harus Engkau proses lagi. Tuhan, aku memang sudah banyak melakukan kesalahan, yang berulang kali aku lakukan dan berulang kali pula Engkau sudah menegurku, namun aku terlalu lena. Aku masih saja asyik melanggarnya.

Tuhan, kali ini aku menulis semua ini, sebab tak kuasa lagi ku tahan isak, ku tahan beban, ku tahan lara. Aku membutuhkan Mu Tuhan, bahkan sejak kesalahan demi kesalahan yang ku perbuat. Tuhan, aku mengerti sekarang, sesungguhNya hanya diriMu lah yang paling mengerti aku. Namun aku terlalu angkuh, terkadang aku lupa, aku mengabaikanMu. Dan kini aku datang dengan sejuta luka, luka yang sebenarnya karena ulahku. Aku tersakiti hingga relung paling dalam, aku terluka dengan torehan yang mengangga, aku sakit.

Tuhan, aku bahkan masih dapat hidup dengan sakit yang amat sangat, aku bahkan masih bisa tertawa dengan perih yang sebenarnya begitu pedih, aku berusaha untuk tetap menerima apapun dariMu. Sebab, ku anggap inilah hukuman atas dosa2 yang sudah ku lakukan. Aku menerima semuanya Tuhan, bahkan menerima perasaan tidak dicintai, sebab mungkin inilah yang pantas aku terima atas dosa yang telah memporakporandakan hidupku. Aku terima dalam diamku. Aku terima dalam tawaku. Aku terima dalam nafasku. Aku terima semuanya. Aku bahkan harus menerima kenyataan jika umat Mu yang kucintai itu tidak memilihku jika memang itu hukuman buatku. Engkau berhak Tuhan, bahkan Engkau berhak jika tidak memberiku apa2. Dosa yang ku perbuat jauh lebih hina, terlalu angkuh jika aku meminta Engkau memaafkan ku bahkan memberiku sesuatu.

Tuhan, mungkin memang klise, tapi aku tetap akan mengucapkan “Maafkan aku Tuhan, Maafkan aku……………….

dariku … yg tak mampu mengirim surat ini untuk Tuhan ….

About lassun

The first child of three brothers who try to exist in the blogging world, to be able to search for identity

Posted on 26 March 2010, in Muse. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: